Minggu, 05 Januari 2014

“Mudah Senewen, Chef Marinka Enggan Buka Restoran” plus 2 more

“Mudah Senewen, Chef Marinka Enggan Buka Restoran” plus 2 more


Mudah Senewen, Chef Marinka Enggan Buka Restoran

Posted: 05 Jan 2014 03:18 AM PST

Wawancara Eksklusif Chef Marinka

Fitri Yulianti - Okezone
Minggu, 5 Januari 2014 18:18 wib
detail berita
Chef Marinka (Foto: Feri/Okezone)
RESTORAN menjadi salah satu sarana para chef untuk menuangkan ide-ide kreatifnya dalam memasak. Namun, Chef Marinka belum berniat membuka restoran.

Para juri maupun mantan juri MasterChef Indonesia telah berkiprah di dunia restoran Tanah Air. Sebagai contoh, Chef Degan telah memiliki Cafe Degan di Bali. Chef Arnold Poernomo juga dipercaya mengelola restoran The Nest Grill. Sementara, Chef Vindex menjadi Executive Chef The Dharmawangsa Hotel. Meski demikian, Chef Marinka belum tertarik melakukan hal yang sama.

"Seorang chef enggak harus punya restoran. Saya malah enggak pengen karena kalau sudah punya itu, pasti enggak mau meninggalkan, yang ada malah enggak bisa kerja yang lain," kata Chef Marinka kepada Okezone saat berkunjung ke Gedung HighEnd di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.

Chef bernama lengkap Rinrin Marinka ini merasa lebih nyaman berbagi ilmu lewat kelas memasak dengan jumlah peserta terbatas. Menurutnya, ilmu tersebut akan lebih tepat sasaran dan mengena di benak para peserta. Alasan lainnya adalah soal waktu.

"Lebih baik mengajar masak, enggak ada keterikatan," tutur ikon salah satu tepung bumbu ini.

Karenanya, Chef Marinka menegaskan bahwa sekarang dirinya belum berniat membuka restoran. "Saya juga orangnya senewen, suka bete sendiri. Daripada nanti stres karena enggak bisa meninggalkan restoran, mending enggak usah. Kecuali nanti sudah pasti, menemukan yang tepat untuk mengerjakan," pungkasnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Marinka: Chef Tak Sekolah Kuliner Justru Lebih Bagus

Posted: 05 Jan 2014 01:14 AM PST

BERUNTUNG, Chef Marinka sempat mengenyam pendidikan dari sekolah kuliner bergengsi. Namun, menurutnya, seorang chef andal tidak melulu harus sekolah kuliner.

Profesi chef kian dipandang dan tampil ke permukaan seperti tampak pada beragam tayangan memasak dan kompetisinya di televisi. Belum lagi tantangan jelajah kuliner yang semakin menegaskan bahwa dunia kuliner menjadi kesenangan tersendiri bagi banyak orang.

Karenanya, kehadiran chef-chef baru dengan kemampuan memasak mumpuni juga dinanti, berikut gebrakan-gebrakannya untuk dunia kuliner di Tanah Air. Dikatakan Chef Marinka, sumber daya manusianya tidak melulu mereka yang berasal dari sekolah kuliner.

"Chef Juna, Arnold, dan Vindex, mereka enggak sekolah kuliner pada awalnya. Mereka langsung praktek di dapur, dan banyak sekali chef yang begitu, pengalamannya sudah banyak. Itu justru lebih bagus dibandingkan orang yang sekolah (kuliner)," kata Chef Marinka kepada Okezone saat berkunjung ke Gedung HighEnd di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.

Chef Vindex sendiri telah berkecimpung di dunia kuliner selama sekitar 20 tahun dan mempelajari dunia memasak dari dasarnya. Ini, dituturkan Chef Marinka, yang membuatnya mempunyai jam terbang tinggi. Namun, kata lulusan dari Le Cordon Bleu, Sydney, Australia, dengan keahlian khusus French Cuisine & Patisserie ini, sisi plus mereka yang sekolah kuliner adalah mengetahui istilah-istilah memasak sejak awal.

"Belajar di sekolah kuliner ada plusnya, tapi bagamanapun juga pengalaman dan profesionalisme lebih penting," tutup perempuan kelahiran 22 Maret 1980 ini. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Kentang Kukus Bumbu Gulai

Posted: 05 Jan 2014 12:51 AM PST

Fitri Yulianti - Okezone
Minggu, 5 Januari 2014 15:51 wib
detail berita
Kentang kukus bumbu gulai (Foto: repro)
MAKANAN kukus juga bisa disajikan dengan rasa lezat. Tak percaya? Coba saja Anda jajal menu berikut, kentang kukus bumbu gulai.

Bahan-bahan:
10 lembar kulit lumpia
300 gram kentang
100 gram ayam cincang
1 buah wortel, potong dadu
2 butir telur, kocok
1/2 bungkus bumbu gulai siap pakai
1/2 sdt garam

Cara membuat:
1. Potong-potong kentang dan kukus sampai matang.
2. Kupas kulit kentang dan haluskan.
3. Tambahkan wortel, ayam, bumbu halus, dan telur. Aduk rata.
4. Ambil dua lembar kulit lumpia, taruh dalam cetakan yang sudah diolesi sedikit minyak. Isi dengan 2 sdm adonan kentang.
5. Kukus kentang sampai matang dan sajikan.

Resep disarikan dari tabloid Genie edisi 16/tahun X

(ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tidak ada komentar: