Kamis, 27 Februari 2014

“Agar Anda Tidak Alami Keracunan Seafood” plus 2 more

“Agar Anda Tidak Alami Keracunan Seafood” plus 2 more


Agar Anda Tidak Alami Keracunan Seafood

Posted: 27 Feb 2014 08:02 AM PST

Johan Sompotan - Okezone
Kamis, 27 Februari 2014 23:02 wib
detail berita
Trik sehat atasi keracunan makan seafood (Foto:rahasiakuliner)
BELUM lama ini, sosial media sedang ramai membicarakan kasus keracunan makanan, tepatnya seafood, di resto Cut The Crab. Ada cara mudah untuk Anda menjauhi masalah serupa.  
Bagi orang awam, terasa sulit untuk mendeteksi apakah bahan makanan laut yang akan disantap sudah benar-benar matang. Brian "MasterChef" mengungkapkan beberapa hal yang perlu Anda ketahui bila ingin menyantap seafood kepada Okezone.
 
1.Bisa melihat proses memasak. Sebelum memesan makanan, ada baiknya sambangi restoran seafood yang memungkinkan Anda melihat seafood yang akan mereka olah.

2.

Minta ditunjukkan seafood-nya. Jangan pernah menganggap sepele memilih seafood yang akan dikonsumsi. Sebaiknya, selalu meminta kepada pelayan untuk memperlihatkan jenis seafood yang akan disuguhkan kepada Anda.

3. Rasakan dagingnya. Jika terasa aneh, sebaiknya jangan Anda teruskan momen bersantapnya. Indera pengecap adalah alat paling ampuh mengetahui kesegaran seafood.

4.  Minum air kelapa. Jika sudah terlanjur menyantap seafood tidak segar, segera cari air kelapa. Kelapa hijau bisa menetralisir racun di dalam tubuh. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Keracunan Seafood, Air Kelapa Hijau Obatnya

Posted: 27 Feb 2014 07:00 AM PST

Johan Sompotan - Okezone
Kamis, 27 Februari 2014 22:00 wib
detail berita
Keracunan makanan usai makan seafood, air kelapa obatnya (Foto:freshnwildfish)
MENGALAMI keracunan akibat makanan tidak diolah dengan baik, perut terasa seperti melintir. Bila mengalami hal tersebut, ada obat alaminya yang mudah Anda dapatkan.  
"Keracunan makanan bisa diatasi dengan minum air kelapa hijau," kata Brian "MasterChef" saat dihubungi Okezone.
 
Mengonsumsi air kelapanya pun ada aturannya. Air kelapa sebaiknya tidak diberi es batu.
"Saat menambahkan es batu, maka suhu air kelapa akan berubah. Sel-sel yang ada di dalam air kelapa akan membeku, proses penbuangan racunnya pun jadi terhambat," paparnya.
 
Dia menambahkan, air kelapa yang diminum haruslah berasal dari kelapa muda. "Kelapa tua cocoknya dibuat santan, bila diminum kurang enak. Sementara, kelapa muda punya aroma dan rasa yang enak," bebernya

Juga, lanjutnya, jangan diberi bahan pemanis karena akan mempengaruhi manfaat air kelapa. "Manis akan menutup rasa asli air kelapa, biarkan rasa air kelapanya original," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Twitter Diserbu Korban Keracunan Makanan, Cut The Crab Sanggah Menutupnya

Posted: 27 Feb 2014 06:00 AM PST

AKUN Twitter milik resto Cut The Crab tiba-tiba menghilang saat banyak komplain datang dari konsumennya. Ini menimbulkan spekulasi bila pihak resto membiarkan konsumen mengalami keracunan makan.

Sinda Suta selaku Side Manager Cut The Crab mengaku bila akun Twitter restonya yang bernama @cutthecrabjkt bukan sengaja ditutup melainkan diakuinya telah dibajak. "Twitter kami itu di-hack mungkin terlalu banyak yang komentar, kami tidak pernah menutupnya," ucapnya kepada Okezone, baru-baru ini.

Dia mengaku, pihaknya tidak ada niatan untuk menutup akun tersebut. Apalagi, diakuinya, media sosial sangat penting demi promosi restonya.

"Twitter yang kita tutup ada masa tenggang selama 30 hari dimana masih bisa kelihatan kapan terakhir kami mempostingnya, tapi kalau terlihat account suspended itu berarti bukan kami yang mematikan, tapi dari pihak twitter yang mematikan," jelasnya.

Lalu, bila memang bukan pihaknya yang menutup tapi mengapa resto Cut The Crab tak menghadirkan twitter yang baru?  "Kita tidak mau berbicara melalui twitter, lebih enak face to face. Kami ingin menghindarkan adanya pencemaran nama baik. Kita pun enggak mau mendapatkan musibah, setiap konsumen datang dan menanyakan soal isu ini kami pasti jawab," paparnya.

Diakuinya lagi, jika pihaknya tidak pernah membiarkan komplain dari konsumen terkait kasus keracunan makanan. Bahkan, dirinya dengan tangan terbuka siap menerima komplain.

"Kami tidak pernah menutup diri ataupun menghindar. Kalaupun ada komplain, kami siap menghadapi. Apalagi, Cut The Crab ingin memuaskan konsumen, bukan mencelakakan konsumen," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tidak ada komentar: