Sabtu, 01 Februari 2014

“Empat Tabu Makan Hidangan China” plus 2 more

“Empat Tabu Makan Hidangan China” plus 2 more


Empat Tabu Makan Hidangan China

Posted: 01 Feb 2014 03:14 AM PST

ANDA mungkin pernah bertanya, mengapa tidak boleh meninggalkan sumpit di dalam mangkuk nasi secara vertikal saat makan di restoran China? Tabu tertentu menyimpan makna tersirat.

Makan hidangan China bukan sekadar ahli menggunakan sumpit. Pasalnya, etiket makan di China dibangun atas tradisi, bukan ketangkasan. Lawrence Lo, pendiri LHY Etiquette Consultancy Limited, menjelaskan asal-usul budaya dari etika makan hidangan China.

Berikut ulasannya, yang bisa berguna saat Anda menghadiri momen santap Imlek, seperti dikutip dari CNN:

Jangan letakkan sumpit di dalam mangkuk nasi secara vertikal
Maksud Anda mungkin hendak menyeruput dahulu cha di sebelah mangkuk. Namun, meletakkan sumpit dengan cara ini adalah tidak bijaksana dan tidak sopan. Ini adalah pertanda kematian.

Pertanda tersebut sama seperti nomor empat, yang kemudian diganti dengan 3A. Melihat dua sumpit tegak dalam mangkuk mengingatkan pada tongkat dupa yang biasa dibakar oleh warga Tionghoa sebagai bentuk penghormatan terhadap orang-orang tercinta yang telah meninggal.

Namun, belakangan banyak restoran mencegah tabu ini dilakukan para tamu yang tidak terbiasa menyantap hidangan China. "Di restoran kini disediakan tempat untuk menaruh sumpit berdiri. Anda bisa menempatkannya di sana," kata Lo. Alternatif lain yang bisa diterima adalah tempatkan sumpit di samping mangkuk Anda.

Jangan pernah membalikkan ikan
Di restoran China, standarnya adalah ikan disantap secara keseluruhan. Setelah menyelesaikan makan ikan di satu bagian, tampak biasa bila Anda membalikkan badan ikan untuk menyantap sisi satunya. Namun, hal tersebut ternyata memiliki konsekuensi tak terduga. Artinya, Anda membalikkan perahu.

Menurut Lo, ini menjadi bentuk perhatian kepada para nelayan yang mengandalkan kehidupan pada aktivitas memancing atau tinggal di sepanjang pantai. "Ikan melambangkan perahu. Dengan membaliknya, Anda menyebabkan nelayan bernasib malang," katanya.

Tak perlu bingung, cara menyiasatinya adalah gunakan sumpit untuk mengambil tulang atau duri punggung ikan, mulai dari titik dekat ekor dan tarik perlahan ke atas sampai daging di bawahnya bisa Anda ambil. Kemudian, cukup geser "perahu" ke sisi piring dan Anda bisa meneruskan makan.

Mi panjang umur
Dalam tradisi China, perempuan atau laki-laki yang berulang tahun diminta menyeruput semangkuk mi sebagai bentuk perayaannya. Mi yang panjang harus diseruput dalam satu kali santap. Ini melambangkan umur panjang.

Panjangnya mi adalah metafora untuk kehidupan yang terus berjalan. Namun tradisi ini dilengkapi dengan pesan: jangan memotong mi.

"Itu melambangkan memotong kehidupan Anda," kata Lo . Ini tentu bukan pesan yang sangat positif pada hari kelahiran Anda.

Isi ulang teh adalah keharusan
Secangkir teh tidak boleh dibiarkan kering. Tuan rumah sebuah pesta makan malam akan secara teratur mengisi cangkir para tamu yang mengetuk meja makan. Ini adalah bentuk ucapan terima kasih.

Menurut legenda, pernah ada seorang kaisar yang secara teratur menyamar dalam rangka berkenalan dengan rakyatnya. Suatu malam di kedai teh, sang kaisar menuangkan teh untuk pelayan yang menemaninya.

"Secara tradisional, pelayan akan berlutut untuk menunjukkan rasa hormat, tapi itu bisa membongkar identitas kaisar. Jadi, dia mengetuk meja sebagai gantinya," tuturnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tempe Bumbu Rujak

Posted: 01 Feb 2014 02:14 AM PST

Fitri Yulianti - Okezone
Sabtu, 1 Februari 2014 17:14 wib
detail berita
Tempe bumbu rujak (Foto: repro)
DARI sepapan tempe yang Anda punya, menu lezat berikut bisa tersaji di meja makan keluarga. Tempe bumbu rujak, yang pedasnya bisa Anda sesuaikan dengan selera.

Bahan-bahan:
3 sdm minyak goreng
1 lembar daun jeruk, iris kasar
1 batang serai, iris tipis serong
500 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa
500 gram tempe, potong-potong
1 sdt gula merah, sisir

Bumbu halus:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3 butir kemiri, sangrai
10 buah cabai merah
Garam secukupnya

Cara membuat:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus, daun jeruk, dan serai hingga harum. Tuang santan, aduk perlahan hingga mendidih.
2. Masukkan tempe, masak hingga mendidih. Beri gula merah, masak hingga bumbu meresap dan santan habis.

Untuk 5 porsi

Resep disarikan dari buku Masakan untuk Pemula: Hidangan Sedap Sehari-Hari dari Tim Kata Media (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Kenyang & Sehat dengan Seporsi Filleto Alla Ligure

Posted: 01 Feb 2014 01:05 AM PST

MAKANAN sehat menjadi pilihan sebagian masyarakat perkotaan kini. Berdasar perubahan pola pikir tersebut, resto Mamma Rosy pun menyuguhkan makanan sehat melalui filleto alla ligure.

Filleto alla ligure mengandalkan ikan dori serta bayam. Menu ini disuguhkan dengan proses cepat serta tanpa menghilangkan gizinya.

"Kami memang sengaja menghadirkan makanan berbasis ikan dan bayam karena fokus sehat pada sajian yang kami suguhkan, menjadi nilai tambah bagi mereka menyantapnya," kata Rosanna Vignolo, pemilik resto Mamma Rossy, kepada Okezone di Jakarta.

Penggunaan ikan dori pada menu ini karena pihaknya ingin menghindari tekstur daging yang keras. Alhasil, saat konsumen menyantapnya, mereka akan merasa nyaman.

Ikan cukup di pan fry selama tiga menit untuk setiap sisinya dengan minyak zaitun lalu tiriskan. Sisa bekas menumis ikan jangan dibuang, tapi masukkan tomato, cappers, bawang putih, dan black olive. Masak hingga semua bahan layu. Bila sudah, berikan sedikit air.

Selanjutnya, masak selama lima menit, tunggu sampai tomat lembut. Bubuhi garam dan masak lagi sampai 10 menit. Angkat dan sajikan di piring. Di tempat terpisah, masukkan bayam dalam air mendidih yang sudah diberi garam lalu blanch sebentar saja.

"Dalam blanching bayam jangaan terlalu lama karena teksturnya mudah hancur. Sementara, fungsi garam adalah untuk menghilangkan bakteri di dalam bayam dan membuat aroma serta rasanya keluar," bebernya.

Jika sudah, panaskan minyak zaitun lalu masukkan bayam yang sudah di-blanch. Tumis sebentar kemudian berikan black olive dan bawang putih. Tumis hingga semua bumbu menyatu, angkat dan taruh di piring yang sudah berisi ikan dori secara terpisah. Berikan potongan keju parmesan.

"Proses pemasakan bayam selama dua kali karena ingin mendapatkan tekstur yang pas sehingga ketika dimakan jadi lebih nikmat," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tidak ada komentar: