Senin, 24 Februari 2014

“Suguhkan Kelezatan Kepiting Lada Hitam Malam Ini!” plus 2 more

“Suguhkan Kelezatan Kepiting Lada Hitam Malam Ini!” plus 2 more


Suguhkan Kelezatan Kepiting Lada Hitam Malam Ini!

Posted: 24 Feb 2014 06:00 AM PST

HAI chef, saya Putri (25) bila suka banget sama seafood. Biasanya, kepiting jadi favorit ketika menyantap seafood. Saya terbilang baru belajar masak, saya pun ingin membuat sajian kepiting di rumah. Adakah masakan kepiting yang mudah dibuat? Terima kasih jawabannya

Putri - Kreo

Jawab:
Jika Anda suka dengan seafood dan ingin memasaknya, sebenarnya semua olahan seafood khususnya kepiting mudah dimasak. Semua bergantung pada selera Anda. Bila suka dengan rasa dan aroma yang tajam maka buat saja kepiting lada hitam.

Untuk memasaknya, maka bersihkan dahulu kepitingnya. Cuci bersih, rebus, dan potong menjadi dua bagian. Pada saat perebusannya, maka gunakan bumbu rempah di dalamnya. Fungsinya agar bau amis dari kepiting bisa hilang.

Bila sudah matang, maka angkat dan tiriskan kepitingnya dari rebusan air rempahnya. Lalu, panaskan mentega hingga leleh, tumis jahe, bawang bombay dan bawang putih hingga harum.

Masukkan kepiting lalu tumis sebentar. Tuang air kaldu, masak hingga mendidih. Selanjutnya, masukkan bumbu-bumbunya mulai dari daun jeruk, serai, cabai merah, lada hitam, gula, serta daun salam. Campur semua bahannya hingga merata dan masak hingga air kaldunya berkurang. Angkat dan sajikan

Febrian Wicaksono (Brian)
Runner Up MasterChef Indonesia Season 3
(ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Video: Peluncuran Sambal Indonesia di AS

Posted: 24 Feb 2014 05:18 AM PST

Fitri Yulianti - Okezone
Senin, 24 Februari 2014 20:18 wib
detail berita
Henny's Kitchen (Foto: facebook)
WASHINGTON - Warga AS kini bisa menikmati bumbu dan sambal Indonesia. Bumbu Bali, rica-rica, rendang, sambal bajak, dan sambal ijo buatan Amerika.

Bumbu dan sambal itu bermerek Henny's Kitchen, nama dari sang koki, Henny Priyastuti. Ini adalah usaha bersama antara Henny dengan Andi Utomo dan Anny's Cuisine. Tiga warga Indonesia itu memproduksi sambal Indoensia dengan menggunakan bahan-bahan lokal.

"Memang, ada beberapa bahan kita impor dari Indonesia, tapi sebagian besar bahan lokal dari Amerika," kata Andi.

Sebagai perusahaan asuhnya, maka peluncuran sambal ini dilakukan di kantor Kedutaan Besar RI (KBRI). Program ini terbuka bagi usaha kecil milik warga Indonesia dengan status resmi. Untuk sambal Indonesia ini hanya akan dijual di toko khusus produk Asia.

Jika Henny's Kitchen dan perusahaan asuh lainnya dinilai sukses, maka posisi mereka akan digantikan perusahaan kecil lainnya yang membutuhkan bantuan.

Sebagian pengunjung menikmati sambal yang disuguhkan. "Saya belum tahu ini sambal apa karena belum baca posternya. Tapi yang jelas enak, rasa serai, pedas," kata salah seorang pengunjung.

Buka tautan videonya:
http://www.okefood.com/video (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Kenikmatan Brongkos dengan 16 Bumbu di Yogyakarta

Posted: 24 Feb 2014 04:32 AM PST

SEJUMLAH orang tengah menikmati sajian di Warung Makan Handayani. Menu nasi brongkos menjadi andalan tempat makan yang berlokasi di sekitar alun-alun Yogyakarta ini.

Bila bertandang ke Yogyakarta, tidak ada salahnya mampir dan mencoba makanan khas di sana. Selain gudeg, ada brongkos. Nasi brongkos alkid salah satu yang direkomendasikan. Menu nasi dan sayur ini begitu digemari masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Yogyakarta. Terutama menu yang terdapat di Warung Makan Handayani Alkid.

Selain karena makanan ini khas Jawa, bumbu-bumbu rempah yang digunakan juga begitu terasa di lidah. Sedikitnya ada 16 jenis bumbu yang digunakan untuk memasak menu satu ini. Mulai bumbu yang dihaluskan, yakni bawang merah, bawang putih, kluwek, kemiri, ketumbar, merica, cabai besar, cabai rawit, gula, dan garam, hingga bumbu yang dicampurkan secara utuh macam daun salam, lengkuas, jahe, sereh, daun jeruk, dan kencur sunthi.

"Membuat nasi brongkos yang lama itu meracik bumbunya. Hampir 3-4 jam hanya untuk membuat itu. Ada 16 bumbu lagi yang terdiri atas rempah-rempah yang dimasukkan di dalamnya. Pertama diulek, lalu ditumis memakai sedikit minyak goreng sampai berwarna hitam, baru setelah itu dicampurkan rebusan kuah kaldu sapi yang sebelumnya sudah dimasukkan tahu, telur, kacang tolo, dan santan," papar Tri Suparmi, 50, penyedia nasi brongkos alkid tentang proses pengolahan menu sayur andalannya itu.

Kelezatan nasi brongkos semakin terasa berkat kehadiran koyor sebagai pelengkap. Koyor dimasak sama seperti rawon, namun di sini ditambahkan santan dan lemak koyor sebagai bumbu utamanya. Tak ketinggalan irisan empal daging sapi yang sebelumnya diberi bumbu bacem, kemudian digoreng dan disajikan bersama bawang goreng serta nasi putih pulen nan hangat.

"Kami biasa membuat bumbu brongkos dua hari sekali dan dalam prosesnya dimasak selama satu jam hingga matang dan mendidih. Tujuannya supaya tidak kecut dan tidak cepat basi. Terkadang banyak pula pembeli yang justru menginginkan menu brongkos yang dimasak kemarin, karena menghindari bau kluwek yang biasanya masih terasa ketika sayur baru saja dimasak. Sekali masak lazimnya sampai lima panci. Satu panci bisa untuk 100 porsi," tutur Tri yang juga pemilik warung sekaligus penerus generasi kedua itu.

Sayur brongkos diyakini ada sejak lama, namun kemudian dikembangkan oleh orang tua Tri Suparmi, Sardiyem, dan Adiyo Utomo, pada 1975 sebagai bidang usaha mereka. Menunya nasi brongkos, nasi brongkos telur, dan nasi brongkos koyor. Bedanya, untuk nasi brongkos koyor hanya tersaji dalam bentuk koyor berkuah dan nasi, tanpa isi brongkos macam kacang tolo, tahu, dan telur. Ibaratnya seperti rawon, tapi menggunakan kuah santan.

Untuk menghilangkan dahaga, pengunjung bisa mencoba es campur khas warung satu ini. Manis dan kesegarannya begitu terasa sehingga cocok disandingkan dengan nasi brongkos. Menurut Tri, es ini terbuat dari bahan kelapa muda dan tapai singkong kuning yang dicampur dengan kuah santan dan sirup asli sebagai pemanis. Bisa dinikmati dalam kondisi dingin maupun hangat.

"Es campur ini menggunakan sirup yang kami buat sendiri dari bahan gula pasir dan penambah aroma, tanpa bahan pengawet. Mulanya warung ini memang berjualan es, lalu berkembang dengan menjual nasi brongkos," kata ibu dua anak dan nenek satu cucu itu.

Di samping nasi brongkos dan es campur, di warung ini tersedia pula nasi soto ayam, nasi pecel tempe, es jeruk, dan es teh. Nasi brongkos tersaji mulai harga Rp10.000-17.000 per porsi. Es campurnya dibanderol dengan nilai nominal Rp5.000 per gelas. Warung Makan Handayani Alkid buka tiap hari pukul 07.00-16.00 WIB.

Priatmojo, 25, salah seorang penikmat nasi brongkos, sudah lama ingin mencoba dan menikmati menu tersebut. "Enak seperti rawon, hanya ini kuahnya pakai santan. Ada tahu, telur, dan kacang tolo, dagingnya pun empuk. Khas Jawa banget pokoknya. Dan yang paling saya suka menu es campurnya, segar dan manisnya alami," ujar konsumen asal Sleman, Yogyakarta, itu. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tidak ada komentar: