Selasa, 15 April 2014

“Afaf Tak Ikut Masak, Kontestan Junior MCI Iri” plus 2 more

“Afaf Tak Ikut Masak, Kontestan Junior MCI Iri” plus 2 more


Afaf Tak Ikut Masak, Kontestan Junior MCI Iri

Posted: 15 Apr 2014 07:05 AM PDT

Eps 2 Junior MCI

Johan Sompotan - Okezone
Selasa, 15 April 2014 21:05 wib
detail berita
Junior MasterChef Indonesia 2014 (Foto:Johan Sompotan)

KEBERHASILAN Afaf (Jakarta) di tantangan mystery box, membuatnya memiliki keuntungan untuk tidak memasak di tantangan berikutnya. Ketidaksertaan Afaf membuat para kontestan iri hati di episode kedua ini.

Afaf yang dihadirkan di tantangan berikutnya, yakni pada tahapan elimination test, membuat dirinya diwajibkan naik ke Lounge oleh juri Junior MasterChef Indonesia, yakni Chef Degan, Chef Marinka, serta Chef Arnold untuk melihat 20 kontestan lain beradu kekuatan memasak.

Ketika Afaf berada di atas dan memperlihatkan senyuman kegembiraannya, para kontestan pun terlihat iri. Pasalnya, bocah asal Jakarta ini tak ikut memasak.

"Ah, Afaf curang," kata Alex, kontestan asal Balikpapan.

Hal serupa pun diutarakan oleh Bryan, kontestan asal Jakarta, yang mengaku kesal dengan kemudahan Afaf dalam Galery Junior MasteChef.

"Kak Afaf curang enggak ikut masak," tegasnya.

"Pas kak Afaf dibilang nggak ikut memasak, jadinya aku sebel," timpal Lia, kontestan asal Jakarta.

Tapi, ada pula yang mempertanyakan kehadiran Afaf di atas dengan melihat para kontestan harus berjibaku dalam mengikuti tantangan memasak.

"Afaf itu ngapain ya di atas sana? Aku jadi pengen ngerasain di atas sana," tutup Alexander.

(ftr)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tiga Kontestan Berhasil Raih Winner Pin

Posted: 15 Apr 2014 06:03 AM PDT

Eps 2 Junior MCI

Johan Sompotan - Okezone
Selasa, 15 April 2014 20:03 wib
detail berita
Junior MasterChef Indonesia 2014 (Foto:Johan Sompotan)
KONTESTAN Junior MasterChef Indonesia terus memperlihatkan kemampuan memasaknya. Tiga di antara 21 kontestan berhasil meraih winner pin pada tantangan di episode kedua.
Kontestan yang berhasil meraih winner pin, adalah Patrick (Semarang), Afaf (Jakarta), serta Kimmy (Sukabumi) pada tantangan memasak di episode tayang pekan lalu.

"Aku senang banget karena pakai winner win karena aku bisa pamer," ucap Patrick.

Lain halnya dengan Afaf yang mengaku bila dirinya merasa tak enjoy ketika mendapatkan winner pin. Baginya, ini menjadi dirinya target para juri MasterChef Indonesia.

"Rasanya bangga dan sedikit nervous gara-gara dapat winner pin, dapat perhatian dari para juri dan tambah dilihat," tukas Afaf.

Sementara, kontestan lain, yakni Revo (Jakarta), mendapatkan winner pin setelah berhasil memasak tantangan di episode perdana.
 
"Akhirnya, aku dapat winner pin juga. Setidaknya bisa jadi modal aku di ke depannya nanti," tutupnya.
 
(ftr)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

21 Kontestan Beradu Kemampuan di Tantangan Mystery Box

Posted: 15 Apr 2014 05:30 AM PDT

BERAGAM tantangan memasak harus dilalui oleh kontestan Junior MasterChef Indonesia, salah satunya tantangan mystery box. Keseruan memasak pun semakin diperlihatkan pada episode kedua pekan lalu.

Sebelum memulai memasak, seperti biasa, juri MasterChef Indonesia memberikan instruksi tentang peraturan maupun tahapan yang harus dilakukan oleh 21 kontestan.

"Pengalaman ini akan jadi pengalaman bagi kalian karena di depan kalian ada mystery box," ucap Chef Degan.

"Kami ingin melihat skill kalian harus lebih lagi," timpal Chef Arnold.

Di tantangan mystery box ini, Chef Marinka menjelaskan bila para kontestan diwajibkan memasak dengan sebaik mungkin terlebih masakan yang akan dibuat adalah makanan duplikasi.

Begitu membuka mystery box, mimik wajah para kontestan pun berubah. Mereka tidak tahu bahan apa yang akan dimasak.

"Semua harus sama dari rasa dan aromanya, tekstur, dan presentasi. Cokelat lebih pada suhu dan adonannya, canalloni adalah tingkat ketebalan dan masak harus pas dan harus al dente," papar Chef Marinka.

Bagi mereka yang memenangkan tantangan di episode sebelumnya, yakni Kimmy, Patrick, serta Afaf berhak memilih tantangan yang akan dimasak.

"Saya suka keju dan pasta, saya memilih keju," beber Patrick.

"Saya pilih keju karena tantangannya," papar Afaf.

Sedangkan, Kimmy lebih memilih cokelat. Bocah asal Sukabumi, Jawa Barat, ini mengaku doyan cokelat. "Di pikiran aku adalah cokelat karena aku kalau di rumah suka bikin cokelat," jelas Kimmy.

Chef Degan pun menjelaskan soal makanan yang akan dibuat. Di tantangan cokelat, masakan yang harus dibuat adalah chocolate fondant on chocolate cookie crumbs, sedangkan yang satu lagi adalah dari bahan keju, dimana mereka harus membuat goat cheese cannelloni and roasted cherry tomatoes.

Di tantangan kali ini, waktu memasaknya 60 menit. Begitu tanda dimulai, bergegaslah para kontestan menuju ke bench masing-masing untuk memasak di mana semua bahan telah disiapkan.

Singkat cerita, waktu yang ditentukan sudah habis. Kini, para juri pun memanggil enam orang dimana masing-masing tantangan berisi tiga orang.

Untuk cokelat, Chef Degan memanggil Alain (Bogor), Revo (Jakarta), serta Puput (Bogor). Sedangkan pada tantangan keju ada Patrick (Semarang), Afaf (Jakarta), serta VJ (Jakarta).

Di tantangan cokelat, juri memanggil Alain. Dari masakan yang dibuatnya tidak ada komplain dari para juri. "Kamu lebih suka masak atu baking? Dalamnya bagus dan rasanya pas jadi balance keduanya," jelas Marinka.

"Fondantnya bagus, cokelatnya pas buat saya," beber Degan.

"Rasa cokelatnya pas, overall god job welldone," timpal Arnold.

Kedua adalah puput. Hasil yang didapat oleh Puput pun sama seperti Alain, dimana para juri pun sangat kagum terhadap masakannya. Terakhir adalah Revo.

"Revo, cokelat kamu balance, pas, sekaligus presentasi bagus," ujar Arnold.

"Cokelat cakenya luar biasa, saya suka itu," beber Marinka

"Kamu lebih suka masak beef, ya tapi masak cokelat bagus," timpal Degan.

Sementara untuk tantangan di keju, ketiga juri pun tidak memberikan komentar yang negatif, artinya ketiga kontestan yang dipanggil memiliki masakan yang enak dan layak buat disuguhkan.

Akhirnya, juri melakukan rundingan terhadap ke enam kontestan, ternyata dari ke enamnya, Afaf berhasil mendapatkan tambahan winner pin satu lagi. Dimana, di episode sebelumnya ia mendapatkan winner pin. Disini, Afaf berhasil menjadi pemenang di tantangan keju.

Sedangkan di Cokelat, pemenangnya jatuh di tangan Revo. Buatnya keberhasilan meraih winner pin merupakan pertama kali.

"Akhirnya, aku dapat winner pin juga. Setidaknya bisa jadi modal aku di ke depannya nanti," tegasnya.

Karena harus mendapatkan satu pemenang, maka juri pun kembali berunding untuk menentukan pemenang di tantangan mystery box. Ternyata, juri memilih Afaf sebagai pemenang.

"Rasa happy-nya dua kali lipat dan aku belum pernah merasakan kebanggaan seperti ini," tutupnya tersenyum.

(ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tidak ada komentar: