Sabtu, 12 April 2014

“Dikecam, Bar Ini Sajikan Menu Minuman "Flight 370"!” plus 2 more

“Dikecam, Bar Ini Sajikan Menu Minuman "Flight 370"!” plus 2 more


Dikecam, Bar Ini Sajikan Menu Minuman "Flight 370"!

Posted: 12 Apr 2014 04:00 AM PDT

Johan Sompotan - Okezone
Sabtu, 12 April 2014 18:00 wib
detail berita
Restoran ini menyuguhkan minuman MH370 (Foto:dailymail)
NEW YORK - Sebuah bar di New York telah memicu kontroversi. Mereka menyajikan minuman beralkohol yang dinamakan MH370, seperti pesawat Malaysia Airlines yang hilang.

Koktail "Flight 370" telah ditambahkan ke dalam daftar menu minuman bar bernama Mother's Ruin ini pekan lalu. Menu diluncurkan tidak lama setelah Perdana Menteri (PM) Malaysia mengatakan tanpa ragu bahwa 239 penumpang kapal MH370 sudah meninggal.

"Kami mengubah minuman kami setiap hari. Kami menambahkan satu menu, Flight 370, beberapa waktu lalu," kata seorang bartendernya, seperti dilansir dari Dailymail, Kamis (10/4/2014).

Koktail seharga USD13 atau setara Rp147 ribu tersebut terbuat dari gin, lemon, dan jeruk pahit Aperol yang ditambahkan ke dalam daftar menu bersama koktail lain di belakang bar.

Mother Ruin didirikan pada 2011 oleh TJ Lynch dan Richard Knapp dan merupakan tempat minum koktail terpopuler di Nolita, sebuah wilayah New York.

Namun demikian, para pemilik bar mengatakan bahwa menu koktail tersebut kini telah dihapus dari daftar. "Kami mengubah daftar menu koktail kami dan nama-nama koktail setiap pekan, kadang-kadang dua kali sepekan. Salah satu bartender kami menempatkan menu koktail ini di daftar menu," tuturnya.

(ftr)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Perlukah Daging Ayam Dicuci?

Posted: 12 Apr 2014 02:06 AM PDT

Johan Sompotan - Okezone
Sabtu, 12 April 2014 16:06 wib
detail berita
Daging ayam (Foto:thedailymeal)
SEBELUM memasak pastinya, bahan makanan wajib dicuci biar bersih. Ternyata, tidak untuk daging ayam.

Banyak orang terbiasa mencuci daging ayam sebelum dimasak. Itu dilakukan dengan tujuan menghilangkan kuman salmonella dan bakteri lainnya.

Jika memasak dengan benar, maka bakteri yang menempel pada daging ayam akan mati. Namun, dada ayam yang dicuci akan membuat bakteri tersebar di sekitar wastafel atau meja. Fakta ini didukung oleh USDA yang mengklaim bila mencuci unggas yang mentah dapat menyebabkan kontaminasi di dapur.

Mencuci unggas dan daging lainnya akan membuat daging akan jadi tidak segar, sehingga dibutuhkan pembilasan yang cepat untuk membuat daging jadi lebih baik. Daging ayam hanya dipastikan dengan membuang kotoran dengan cara memakai handuk kertas yang sempurna.

Terkecuali jika mencuci tulang maupun jeroan, dalam hal ini cukup dibilas jika diperlukan. Tapi pastikan bersihkan bagian bawah wastafel usai mencuci jeroan, seperti dilansir dari Thekitchn.

Meskipun banyak orang yang belum mengerti soal pembersihan daging ayam maka cara-cara tersebut wajib diperlukan ketika mempersiapkan ayam.

(ftr)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Berita Terkait : Ayam

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Miss Earth Indonesia Sanggup Makan Sushi 5 Kali Sepekan

Posted: 12 Apr 2014 12:02 AM PDT

SEMUA orang punya makanan favoritnya, sama seperti Yossico Stephanie, Miss Earth Indonesia. Dia mengaku doyan sushi, dan perempuan keturunan Jepang ini bisa menyantapnya dalam jumlah banyak sekali makan.
 
"Aku suka banget makan sushi, dalam seminggu bisa lima kali makan," ucap Yossico saat bertandang ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, baru-baru ini.

Kesukaannya terhadap sushi, diakuinya, lantaran diperkenalkan oleh sang ibunda. Maklum, ibunya merupakan wanita asal Jepang. Meski demikian, Yossico awalnya butuh adaptasi untuk bisa menyukai sushi.

"Sushi itu kan mengandalkan irisan daging ikan mentah, amis sekali. Enggak bisa langsung menerimanya, tapi perlahan aku jadi suka sushi," tambahnya.

Kegilaan terhadap sushi semakin menjadi, terlebih sang ibunda kerap membuatnya di rumah. Otomatis, kesukaan menyantap sushi dirasanya makin mudah.

"Aku beruntung punya ibu yang bisa buat sushi, hampir setiap hari aku makan sushi. Jadi, enggak perlu membuang waktu untuk pergi ke luar rumah hanya untuk makan sushi," bebernya.

Sushi punya banyak macam. Yossico mengaku lebih menyukai sashimi karena memang tak melewati proses memasak yang rumit.

"Sashimi itu kan masih original banget rasanya, kalau jenis sushi lain sudah melalui proses masak jadi rasa aslinya sudah berubah," tutupnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tidak ada komentar: