Senin, 28 April 2014

“Wow, Kembang Kol Raksasa Seberat 27,5 Kg Tumbuh di Inggris” plus 2 more

“Wow, Kembang Kol Raksasa Seberat 27,5 Kg Tumbuh di Inggris” plus 2 more


Wow, Kembang Kol Raksasa Seberat 27,5 Kg Tumbuh di Inggris

Posted: 28 Apr 2014 06:08 AM PDT

Johan Sompotan - Okezone
Senin, 28 April 2014 20:08 wib
detail berita
NEWARK - Seorang pria paruh baya berhasil mencatatkan namanya di buku rekor Guinness World Records sebanyak empat kali.

Peter Glazebrook, mencatatkan namnya kembali sebagai pemilik sayuran terberat dan terbesar di dunia. Kali ini Peter memecahkan rekor sebagai pemilik sayuran kembang kol terberat di dunia.

Seperti diberitakan Metro, Senin (28/4/2014), kembang kol raksasa ini memiliki berat hampir 27,5 kilogram (kg) yang ditanam di rumah kaca miliknya.

Selain kembang kol raksasa, Peter juga pernah mencatatkan namanya sebagai pemilik ubi terpanjang serta bawang bombai dan kentang terberat di dunia.

Tujuh juri dari Guinness World Records mengunjungi rumah kaca milik Peter di Newark, East Midlands, Inggris untuk menimbang kembang kol raksasa tersebut. (ade)

  (ftr)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

12 Negara Takjub dengan Mi Goreng Jawa

Posted: 28 Apr 2014 05:05 AM PDT

KAYA akan bahan rempah menjadikan kuliner Indonesia memiliki nilai tersendiri. Salah satunya masakan mi goreng Jawa. Bahkan, beberapa negara pun takjub akan kelezatan makanan tersebut.

Perkenalan mi goreng Jawa kepada dunia luar, berawal dari ajang perkenalan kuliner Indonesia kepada dunia internasional. Perkenalan ini dilakukan oleh mereka yang menerima Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) di Kementerian Luar Negeri RI. Program BSBI ini telah dijalani sejak lima tahun silam.

Para peserta belajar tentang budaya dan kesenian tradisional Indonesia selama tiga bulan di Makassar. Semuanya berasal dari 12 negara seperti Polandia, Indonesia, Vietnam, Australia, Myanmar, Fiji, Kroasia, Vanuatu, Kiribati, Papua Nugini, Filipina, dan Jepang.

Pengenalan mi goreng Jawa terhadap negara luar ini diadakan oleh Hotel Best Western Plus Makassar Beach, melalui tangan Chef Sugito.

Salah satu peserta dari Republik Kiribati mengaku sangat takjub akan mi goreng Jawa. Meskipun, dilihat hanya sederhana ternyata memiliki proses memasak yang cukup sulit.

"Kami mendapat banyak pengalaman dari pelajaran memasak mi dengan mempergunakan bumbu yang banyak sehingga menghasilkan rasa yang luar biasa," jelasnya kepada Okezone di Makassar, baru-baru ini.

Dirinya pun nggak pernah membayangkan bila mi yang dianggapnya hanya dimasak dengan waktu sebentar bisa menghasilkan aroma dan rasa yang lezat untuk dimakan.

Hal serupa diutarakan oleh Bryan, peserta asal Filipina. Dirinya mengaku bila kuliner Indonesia dengan kuliner di negaranya tentu terdapat perbedaan. Tapi, soal rasa dan aroma masakan Indonesia jauh lebih enak.

"Saya cukup tersanjung bisa merasakan kelezatan kuliner Indonesia, terlebih bisa tahu cara pembuatannya dan itu jarang bisa didapatkan," tutupnya. (ade)
(ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Makin Pedas, Makan Miranti "Idol" Jadi Menggila

Posted: 28 Apr 2014 03:13 AM PDT

Johan Sompotan - Okezone
Senin, 28 April 2014 17:13 wib
detail berita
Miranti "Idol" (Foto:okezone)
BEBERAPA orang pasti menyukai masakan pedas. Begitu pula dengan Miranti "Idol".

Bagi wanita berparas cantik ini, bila makanan semakin pedas maka nafsu makannya pun bertambah.

Kesukaan makanan pedas memang sudah dilakoni sejak lama, dirinya mengaku jika awalnya ia tak begitu suka dengan pedas. Namun ketika merasakan, perempuan berdarah Bandung, Jawa Barat ini makin menyukainya.

"Dulu itu nafsu makan aku sedikit banget, tapi pas coba rasa pedas kok makan jadi lebih banyak. Jadinya setiap makan aku cari pedas," ujar Miranti "Idol" kepada Okezone di Jakarta.

Pedas yang dicari adalah makanan yang diolah dengan memakai cabai rawit. Buatnya, cabai jenis ini sangat cocok dengan lidahnya.

"Kalau pakai cabai merah keriting pedasnya kurang mantap, beda sama cabai rawit. Pedasnya bikin menantang banget," bebernya.

Meski suka pedas, ia pun tetap membatasi makan pedasnya. Sebab, Miranti "Idol" nggak ingin usai makan jadi nggak enak khususnya di bagian perutnya.

"Makan itu kan harus dibatasi, nggak enak kalau makan kitanya kepedasan. Usai makan jadi nggak dinikmati malah jadi sengsara," tutupnya tertawa. (ren)
(ftr)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tidak ada komentar: